BOTOX VS FILLER

BOTOX VS FILLER

Tahukah anda bahwa anda membutuhkan sesuatu untuk menghilangkan kerutan dan garis senyum anda? Anda sudah membaca banyak artikel tentang prosedur non invasive (tanpa operasi) seperti botox dan filler, tetapi hal ini tentu saja membuat anda bingung. Dengan banyaknya informasi yang salah, tentu saja hal ini makin membingungkan. Meskipun banyak teman anda yang menyebutkan botox dan filler secara bergantian. Manakah prosedur yang paling tepat untuk masalah anda? Berapa lama prosedur tersebut akan bertahan? Apakah benar – benar efektif? Postingan kali ini akan membahas tentang perdebatan antara botox dan filler dan dapat memberikan informasi yang anda butuhkan, sehingga anda tahu apa yang bisa anda harapkan dari prosedur tersebut. Botox VS Filler, apakah perbedaannya?

 

BOTOX VS FILLER : 3 KUNCI PERBEDAAN

 

STRUKTUR

 

  • Botox adalah jenis neurotoxin yang merupakan protein alami dan telah dimurnikan. Senyawa ini dapat mengurangi si penyebab keriput : otot wajah yang berkerut. Dengan botox, anda bebas melakukan gerakan wajah apapun tanpa menimbulkan keriput dan kerut. Botox juga memiliki manfaat lain seperti mengurangi produksi keringat berlebih dan kondisi medis lainnya. Karena botox merupakan prosedur yang aman, banyak orang di seluruh dunia menggunakannya untuk garis – garis wajah dan kerutan yang terlihat pada wajah mereka.
  • Filler dermal mengandung Hyaluronic Acid. Dokter menyuntikkan filler di area wajah yang terlihat cekung/kempot. Dokter juga menggunakan filler untuk memperbaiki kerutan, mengangkat kulit wajah anda dan mengembalikan kehalusan dan volume wajah. Tidak seperti botox, beberapa filler khusus dapat menstimulasi pertumbuhan kolagen.

 

Temukan lebih banyak informasi mengenai injeksi dermal!

 

KANDIDAT

 

  • Botox : kandidat yang tepat untuk melakukan botox adalah seseorang yang memiliki banyak kerutan karena terlalu sering melakukan ekspresi wajah. Jika anda berkaca dan melihat banyak kerutan di antara kedua alis ketika anda mengerutkan dahi, anda merupakan kandidat yang tepat untuk melakukan botox. Botox dapat mencegah anda dari kerutan yang berasal dari ekspresi wajah tersebut. Seorang dokter menggunakan botox untuk mencegah kerutan menjadi lebih parah. Botox sangat baik digunakan pada garis ekspresi wajah yang ada pada dahi, area antara alis dan juga bagian luar lingkar mata anda.

 

  • Filler dermal : kandidat yang tepat untuk filler dermal adalah seseorang yang memiliki keriput, kerutan dan juga garis – garis wajah yang cukup parah. Sebagai tambahan, jika anda ingin mengembalikan volume wajah anda yang hilang, dokter dapat memberikan filler dermal. Filler sangat tepat digunakan pada bagian lipatan nasolabial, garis rahang, bibir, garis senyum dan juga dagu. Filler wajah biasanya digunakan untuk meremajakan kulit dan mengurangi garis – garis dan kerutan wajah. Sebagian besar filler merupakan prosedur yang digunakan untuk masalah anti penuaan, karena dapat memberikan tampilan yang segar dan tajam.

 

 

PROSEDUR & HASIL

 

  • Botox : prosedur botox cukup mudah dilakukan karena hanya membutuhkan waktu beberapa menit saja, tergantung di area mana akan dilakukan botox. Dokter memberikan suntikan botox di area injeksi. Meskipun tidak diperlukan downtime (masa penyembuhan) saat botox, sedikit memar dan bengkak mungkin akan terjadi tergantung dari jarum yang digunakan. Anda dengan mudah dapat kembali ke aktifitas semula setelah melakukan botox. Hasil botox biasanya terlihat dalam beberapa hari dan bertahan selama kurang lebih 3 bulan. Setiap 3 atau 4 bulan merupakan waktu yang optimal untuk melakukan botox.
  • Filler : prosedur filler sedikit lebih rumit. Hampir sama dengan botox, dokter menggunakan jarum untuk melakukannya. Dokter menyuntikkan larutan (hyaluronic acid) pada wajah dan mengisi area wajah yang dituju. Pengerjaan filler membutuhkan waktu yang lebih lama, kira – kira 30 sampai 45 menit. Seperti botox, mungkin akan menimbulkan sedikit bengkak dan memar. Bagaimanapun juga, hasil dari filler bertahan lebih lama dibandingkan dengan botox. Hasil filler dapat bertahan kurang lebih 18 bulan setelah dilakukan.

 

BOTOX VS FILLER : COMBO

 

Jadi, apa pilihan yang paling tepat untuk mengurangi kerutan dan garis – garis halus di wajah? biasanya, kombinasi botox dan filler dapat digunakan. Jika dokter menggabungkan prosedur botox dan filler dermal, relaksasi otot wajah dari botox dan kulit wajah yang lebih sehat akan anda dapatkan.

 

Kontak kami untuk informasi dan pilihan perawatan injeksi yang anda butuhkan!  

 

 

VIP Plastic Surgery Center Korea

www.vippskorea.co.id

Whatsapp :

+82 10-5059-6626 (English)

+62-818-0737-4400 (Bahasa Indonesia)

 

RealSelf Patient Reviews of Myung Ju Lee, MD, PhD

 



Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *